Mau Mengurangi Lemak dan Berat Badan Tanpa Diet Ketat?

Kalau cuma urusan menaikkan berat badan dan lemak, bagiku mudah sekali dilakukan. Disamping aku tidak merokok, cukup makan dengan porsi yang banyak minimal 3 kali sehari dan tak bergerak alias nggak melakukan olah raga atau aktivitas fisik. Cukup 3 hari saja, maka berat badan dan lemak didalam tubuhku akan dengan segera naik dengan cepatnya. Karena badanku seperti karet, gampang padat juga gampang kendor. Ha..ha..ha..

Pada saat travelling bulan Juli 2018 lalu, berat badanku dengan cepat semakin meningkat.

Bersama Bapak, paman dan saudara-saudara lainnya..

Hampir 3 mingguan traveling, sekembalinya kerumah rasanya tak nyaman akibat berat badan dan lemak yang semakin meningkat membuatku sedikit kawatir. Ditambah pula, saat itu ada acara “Bimbang” adek sepupuku.

Sebelum duduk kepelaminan, kami berpoto bersama penganten perempuan alias adek sepupu.

Gulai ayam, gulai kambing, dengan santan adalah makanan yang terus masuk dalam tubuhku. Kebayangkan bagaimana banyaknya lemak yang masuk dari makanan tersebut. Alhasil ini lah badanku…melar bukan?

Masakan Padang saat mampir makan disalah satu rumah makan ternama di Kota Bengkulu..

Ini cuma ada dikampungku..ueenak.

Melahap durian bersama ortu dan adek-adek. Kami semua suka durian…

Baca juga link tentang “Bimbang”

Lalu….

Lemak atau berat badan berlebih? Mau dikurangi tanpa harus dengan diet ketat! Caranya gampang banget, cukup lakukan 2 hal ini; pertama kurangi porsi makanan yang masuk dalam tubuh, kedua mulai aktif olah raga atau aktivitas fisik. Simple bukan? Tapi, prakteknya gimana? Yuk simak selengkapnya, the real my testemony!

Mau tahu gimana melakukan hal simple tersebut? Alhamdulillah aku saat ini sudah sebulan lebih melakukannya. Hasilnya sangat memuaskan sekali, I’m happy dan tambah bersemangat lagi. Targetnya bisa lebih turun lagi, seperti sewaktu SMA/Kuliah dulu. #edisi ngarep!!! Amin..

Mohon do’anya ya teman-teman.

Agar manfaatnya tidak hanya aku saja yang merasakannya, maka aku segera membagikan tips simple ini kepada kalian semua. Selamat mencoba dan rasakan dahsyatnya! Udah mirip-mirip iklan promo pelatihan training belum? Hi..hi..hi

Lalu…..

Yihaa, dapatlah ide ini: apa kah itu?

Mau ngurangi lemak atau berat badan? Maka kurangilah porsi lemak yang masuk dan mulai kembali bergerak atau olah raga lah!

Tadaaa…

Ini lah 2 hal penting yang aku lakukan perlahan-lahan, guna mengurangi lemak dan berat badanku yang terus saja meningkat.

1. Porsi dan waktu makan aku kurangi.

Biasanya porsi makanku jumbo alias banyak dan sering tambuah atau tambah. Sepiring nasi plus aneka lauk pauk dan sayuran, masih kurang dan harus nambah sepiring lagi. Bahkan terkadang bisa sampai 3 kali. Apaaa? Kalau dalam istilah tinju adalah 3 ronde. Jangan ditiru, kalau tidak mau bengkak badannya seperti aku. Ha..ha..ha..

Sehari minimal 3 kali makan, layaknya orang-orang pada umumnya yaitu sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Bedanya mungkin dari segi porsinya, belum lagi tambahan ngemil dan makan kue. Kebayangkan berapa lemak yang masuk dan menumpuk dalam tubuh setiap harinya? Yang paling parah lagi, aku lagi malas-malasnya berolah raga. Padahal sejatinya aku suka sekali olah raga.

Sejak awal bulan Agustus 2018, porsi dan waktu makan mulai aku kurangi. Porsi sepiring jumbo, aku kurangi dengan porsi piring yang agak kecil dan makanannya pun sedikit. Terutama nasi cukup 2 kepal atau genggam saja dan tidak ada ronde kedua dan ketiga. Waktu makan yang 3 kali sehari, mulai aku kurangi hanya 2 kali sehari. Layaknya orang berpuasa makan cuma pada saat sahur dan berbuka. Siangnya terkadang aku isi dengan roti atau kue, buah-buahan lebih baik.

Pisang apa yang agak menakutkan namanya? Pisang GOROHO.. (di Sulawesi)..Apapun pisangnya, minumnya tetap CNI Ginseng Coffee….yummii…

Nah, siang ini biasanya aku makan nasi plus lauk pauk tapi semenjak Agustus lalu aku mulai membiasakan diri tidak makan berat pada siang hari.

#cemilansiangpenundalapar..

Makanan yang masuk tidak aku pilah-pilah lho ya. Apa saja yang ada tetap aku sikat. Lebih bagus lagi kalau dipilah-pilah ya kan?

2. Porsi dan waktu makan sudah aku kurangi, saatnya memulai aktivitas gerak.

Berikutnya aku mulai kembali aktif bergerak, olah raga ringan setiap pagi dan sore hari. Olah raga ringan seperti apa yang mulai aku lakukan?

Tahap awal aku cukup berjalan kaki sambil menggerakkan otot-otot yang kaku. Gerakan pemanasan yang lazimnya orang-orang lakukan. Seperti menggerakkan kepala, kiri kanan, atas bawah. Tangan, kaki, pinggang juga digerakkan sesuai dengan apa yang kita bisa. Cukup gerakan yang simple aja. Karena berat badan yang berat tentu kita tidak langsung serta merta dengan olah raga yang berat-berat bukan? Tidak harus lama-lama kok, cukup 30 menitan saja setiap pagi dan sore hari. Rutin aku lakukan selama 2 mingguan. Konsisten melakukannya selama itu, Alhandulillah badan sudah terasa tidak kaku, bagian lengan dan bagian tulang rusuk, bokong, paha, lemaknya sudah mulai berangsur berkurang. Simak juga link berikut ini….

Pekerjaan fisik seperti memotong rumput didepan dan belakang rumah, bersihin sampah, kekebun kalau ada ada waktu luang, dan aktivitas fisik lainnya yang bermanfaat. Tentunya tidak dikerjakan sekaligus, perlahan-lahan dan bertahap. Ada waktu luang saat berada dirumah, aku gunakan untuk melakukan aktivitas fisik yang bermanfaat. Lalu kapan nulis? Biasanya sih saat malam hari atau saat istirahat siang. Alhamdulillah saat ini setelah 2 mingguan, berat badan dan lemak semakin terasa berkurang. Baju dan celana sudah mulai sedikit longgar. Yang paling tau kalau berat badan dan lemak ku berkurang bukanlah timbangan, melainkan istriku sendiri. He..he..he, ini khusus bagi kamu yang udah menikah aja yang bisa mengerti maksudnya apa.

Gimana simple bukan? Tidak perlu diet ketat atau minum aneka obat diet, bukannya bikin sehat malah menimbulkan penyakit baru dikemudian hari nanti. Menurutku, diet ketat itu kurang tepat. Misalnya, seperti aku yang biasa makan 3 kali sehari dengan porsinya yang jumbo, kan nggak mungkin tiba-tiba cuma disuruh makan obat diet saja? Atau nggak makan nasi tapi diganti cuma makan sayuran alias vegetarian, bisa bahaya malah.

Saat ini sudah lebih dari 2 minggu aku terus konsisten melakukannya, Alhamdulillah badan terasa lebih fresh dan badan sedikit agak ringan. Pakaian sudah mulai agak longgar. Tapi, ingat semuanya itu dilakukan secara bertahap bukan dengan cepat atau instan. Butuh proses yang harus kita lalui agar bisa berhasil dengan baik.

Sudah berkurang seperti saat ini saja aku senang banget, apa lagi kalau bisa sama beratku semasa SMA/kuliah cuma 65 Kg. Saat ini targetku 70Kg, semoga bisa tercapai. Target 2 bulan kedepan, Amin. Badanku semasa SMA

Sedangkan berat badanku saat ini 78 Kg, sebelumnya 90-95 Kg.

Kalau kamu?

Baca juga:

Iklan

10 respons untuk ‘Mau Mengurangi Lemak dan Berat Badan Tanpa Diet Ketat?’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.